Friday, 21 July 2017

Muadzin Mesjid Sulaiman meninggal di saat menanti adzan Subuh. Indahkah akhir hidup kita kelak?

 

Sumber: ilmfeed.com
Muadzin Mesjid Sulaiman di Jeddah ini telah meninggal dunia di saat dirinya sedang menanti waktu Subuh untuk mengumandangkan Adzan.

Nama beliau, Abdul Haq al Halabi, 60 tahun, sedang terduduk bersandar sambil membaca Ayat Suci Al-Qur’an dan kemudian meninggal hanya beberapa menit sebelum tiba waktu Adzan Subuh.


Beliau berasal dari Suriah dan kemudian tinggal di Saudi Arabia selama 40 tahun dan beliau diketahui senantiasa berada di Mesjid dan sering terlihat sedang membaca Al-Qur’an. Semoga Allah membalasnya dengan Surga Firdaus.


Sebuah pelajaran berharga yang dapat kita petik, bahwa kita akan meninggal sesuai dengan bagaimana kebiasaan hidup kita. Siapapun pada akhirnya akan meninggalkan dunia ini dan betapa indahnya jika kita kembali ke haribaan Allah – dalam keadaan sedang berada di Mesjid sambil membaca Al Quran, menunggu datangnya panggilan Adzan.

Mari kita renungkan hidup dan kehidupan kita saat ini dan tanyakan pada diri-diri kita, apa yang telah kita persiapkan untuk kehidupan selanjutnya?

Apakah kita tepat waktu dalam shalat-shalat kita?
Seberapa dekatkah kita dengan Al Qur’an?

Semoga yang sedikit ini menjadi nasihat untuk kita semua, terutama pada diri penulis.


Kendari, Jumat 21 Juli 2017



Sumber Gambar : ilmfeed.com

Andai Bandara di Kotamu menggunakan bahasa daerah buat manggil penumpang; Eitss... Bandara Yogyakarta gunakan Bahasa Jawa loh

 
Designed by Freepik
Selain Bahasa Indonesia yang merupakan bahasa nasional kita, di tengah-tengah masyarakat masih banyak yang menggunakan bahasa daerah untuk percakapan sehari-hari. Mungkin saja di rumahmu?

Hal tersebut bukanlah sebuah kemunduran, malah sebuah bentuk usaha menjaga kelestarian budaya lokal. Sebab, anak muda sekarang terutama yang hidup di perkotaan mulai nggah ngeh buat speaking menggunakan bahasa daerah, cuma bisa listening doank itupun little-little.


Nah, untuk menjaga dan mempromosikan budaya lokal, salah satunya bahasa daerah, baru-baru ini Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta menambahkan Bahasa Jawa di Bandara Internasional Adisutjipto yang digunakan para pegawainya untuk membuat pengumuman.

Menurut General Manager Angkasa Pura Bandara Adisutjipto, yang saya baca dari thejakartapost.com hal ini dilakukan sebagai bagian dari usaha pemerintah untuk mempromosikan kearifan lokal daerah setempat. Bahasa Jawa yang digunakan sendiri, setahu saya biasa disebut Bahasa Jawa Kromo. Itu loh, yang bahasa Jawa-nya halus banget, bisa dibilang ultra-polite.


Menurut pendapat pribadi penulis, ini terobosan luar biasa. Selama ini kan kita tahu-nya cuman Bahasa Indonesia dan English aja yang digunakan. Bisa jadi wisatawan-wisatawan yang kebetulan lagi di bandara bisa ikut-ikutan penasaran buat belajar Bahasa Daerah kita. Woa Boom !!!.

Penulis sendiri berasal dari Kendari, semoga ke depannya bisa juga yah Bandara Halu Oleo menggunakan bahasa daerah. Emang sih agak rumit juga menentukan bahasa daerah mana yang akan digunakan. Secara, di Sulawesi Tenggara banyak bahasa daerah, sebut saja : Tolaki, Buton, Muna, Bugis, Moronene, dan lain sebagainya. Pilih salah satu, yang lain bisa cemburu. Pilih semuanya? OMG,..


Tuesday, 18 July 2017

Revolusi Mental juga berlaku untuk Pengguna Media Sosial: Cerita saya ikut Sosialisasinya dan dapatkan Hadiah.

 
18 Juli 2017 - Selepas magrib, saya mengikuti kegiatan Sosialisasi Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) yang diinisiasi oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia bekerjasama dengan Relawan TIK dan Dinas Komunikasi dan Informatika Sulawesi Tenggara.

Saya hadir disana mewakili Kelompok Pengguna Linux Indonesia (KPLI), sebuah komunitas para pengguna GNU/Linux dan pegiat Free Open Source Software (FOSS) di Kota Kendari.


Sosialisasi GNRM ini tidak hanya diselenggarakan di Kota Kendari tetapi juga di berbagai kota di Indonesia seperti Makassar, Bengkulu, Banjarmasin dan kota lainnya. Ada tiga pemateri di kegiatan ini, masing-masing perwakilan dari Relawan TIK pusat, Relawan TIK Sultra dan Dinas Kominfo Sultra.

Pemaparan dari para pemateri sebenarnya cukup singkat, karena kegiatan ini diarahkan dalam bentuk diskusi, tukar pendapat Netizen Kendari dari berbagai Komunitas kepada Kominfo dan Relawan TIK terkait berbagai isu seputar Internet dan penggunanya.

Apa sih itu Revolusi Mental?
Sebenarnya istilah Revolusi Mental bukan sesuatu yang baru, karena istilah ini pertama kali dinyatakan oleh Bung Karno pada tanggal 17 Agustus 1957. Saya ingin mengutip dari Buku Pedoman Penggunaan Media Sosial untuk Aksi Nyata Gerakan Nasional Revolusi Mental bahwa:

Revolusi Mental adalah perubahan cara pandang, cara pikir, sikap, perilaku dan cara kerja bangsa Indonesia yang mengacu nilai-nilai strategis intrumental yaitu integritas, etos kerja dan gotong royong berdasarkan Pancasila, agar Indonesia menjadi negara yang maju, modern, makmur, sejahtera dan bermartabat.”



Kaitannya dengan dengan Media Sosial?
Kamu, sebagai pengguna media sosial, pernah tidak sesekali melihat bertebarannya HOAX (Kepalsuan yang sengaja dibuat untuk menyaru sebagai kebenaran – Curtis D MacDouglas ) di lini masa kamu? Kalau saya sih pernah, sering malah.

Dengan Revolusi Mental pada ranah Media Sosial, harapannya kedepan pengguna Media Sosial di Indonesia lebih cerdas memanfaatkan media sosial.
Daripada share berita gak jelas mending share yang jelas dan bermanfaat.
Daripada Media sosial kamu hanya buat nyinyirin orang, kenapa nggak dimanfaatin aja untuk kebaikan. Ya nggah sih?


Jalannya kegiatan ini, menurut saya, sangat baik dengan adanya diskusi-diskusi diantara pemateri dan peserta. Kita jadi tahu gimana mekanisme Kominfo sebelum memblokir sebuah situs, misal. Di akhir acara ada penyerahan hadiah buat para pemenang LiveTweet dengan tagar #AyoBerubah2017 #NetizenKendari.

Alhamdulillah, saya satu diantara pemenang ini dan mendapatkan powerbank. Pasti akan bermanfaat sekali buat saya, baterai HP udah gampangan melemah soalnya. Heheehe 





Sekalian Reunian bareng teman-teman seangkatan di Kuliahan dulu.


Monday, 17 July 2017

Jadilah bagian dari Gerakan #BersamaMembangunNegeri Ekspedisi Nusantara Jaya 2017 di Pulau Towea, Kab. Muna dengan ikut berdonasi bersama ENJ Sultra 2017

 
Tahun ini Ekspedisi Nusantara Jaya 2017 akan hadir di Pulau Towea, Kabupaten Muna. Mulai dari tanggal 8 Agustus 2017 hingga 21 Agustus 2017.
Bagi kawan-kawan sekalian yang tergerak untuk #BersamaMembangunNegeri, kami tawarkan kesempatan emas untuk berbagi sesama anak negeri.
Mohon jangan sungkan untuk men-share informasi ini.
Kontribusi anda, sesederhana apapun, akan sangat berarti untuk Indonesia yang lebih baik.




Thursday, 13 July 2017

Yarock Player - Pemutar Audio untuk Linux yang Modern nan Elegan

 

Yarock merupakan sebuah pemutar audio yang bersifat open source dengan fokus pada desain yang minimalis dan kontrol yang intuitive menjadikan para penggunaanya nyaman dan mendapatkan pengalaman terbaik  di saat mendengarkan audio.


Gaya utama yang diusung aplikasi ini adalah kemampuannya melakukan browse koleksi audio menggunakan sampul album dari file audio dan kemampuannya menampilkan menu Albums, tracks, Folders and Files, dan Radios.

Fitur-fitur Yarock
  1. FOSS - Anda bebas (free) menggunakan Yarock dan Anda sangat diperbolehkan jika ingin berkontribusi pada proyek pengembangan Yarock.
  2. Audio Playback - Anda bisa menikmati dukungan Yarock untuk memutar berbagai format audio.
  3. User Interface - Yarock memiliki tampilan jendela aplikasi yang minimalis, dukungan untuk membuat jalur pintas (shortcut) aplikasi, tampilan Mpris 2, dan sistem urutan memutar audio berdasarkan cover dan rating.
  4. Web Radio Streaming - Memutar dan menyimpan audio favorit Anda secara langsung dari layanan online web and radio semacam (TuneIn, SHoutCast, Dirble).
  5. Dekstop Notification - Dapatkan pemberitahuan tracks maupun radio stations yang tengah terputar di dekstop Anda.
  6. CLI Integration - Operasikan Yarock dari terminal Linux favorit Anda jika menggunakan buttons dan trackballs menyulitkan Anda. Serius.
Cara memasang Yarock di Ubuntu, Linux Mint, elementaryOS atau distro turunan Ubuntu lainnya melalui Terminal agar selalu menerima pembaharuan otomatis:


$ sudo add-apt-repository ppa:nilarimogard/webupd8
$ sudo apt-get update
$ sudo apt-get install yarock
Demikian tutorial kali ini, mungkin saja Anda pernah menggunakan Yarock sebelumnya? Silahkan berbagi pengalaman Anda melalui kolom komentar di bawah.








Begini cara host Gambar dari Dropbox ke website kamu

 
Menggunakan Dropbox merupakan solusi terbaik untuk menyimpan sebuah gambar kemudian kita posting ke website melalui shared link.

Banyak alasan kita melakukan ini, misal, untuk menghemat penggunaan space di hosting yang kita miliki. Cukup simpan gambar di Dropbox, tentunya gratis, kemudian gunakan URLnya dan add ke postingan kita di website.

Berikut langkah-langkahnya.

1. Masuk ke akun Dropbox kamu kemudian create shared link gambar kamu dari Dropbox

2. Klik copy link kemudian kamu akan melihat sebuah link dengan format:
www.dropbox.com/s/HOST_ID/filename.extension

3. Ganti www.dropbox.com pada link gambar kamu dengan dl.dropboxusercontent.com

Contoh : https://www.dropbox.com/s/ixy51csq40s0lwx/2.png menjadi https://www.dl.dropboxusercontent.com/s/ixy51csq40s0lwx/2.png

4. Kemudian salin link tersebut ke src value di HTML kamu.


5. Berikut contoh yang telah saya terapkan dari link https://www.dl.dropboxusercontent.com/s/ixy51csq40s0lwx/2.png :



Semoga bermanfaat.

Monday, 16 January 2017

7 tips yang bisa membuat meja belajarmu terlihat rapi dan nyaman.

 
Di artikel ini saya akan berbagi tips kepada teman-teman gimana merapikan meja belajar kamu biar nyaman buat belajar. Makin nyaman belajarnya, makin asyik belajar. 

1. Pastikan benda yang ada di meja adalah benda yang benar-benar kamu butuhkan dan berada tidak jauh darimu.

7 tips yang bisa membuat meja belajarmu terlihat rapi dan nyaman.
Rapikan yah by theblankdiaryy.blogspot.com

Gunakan semacam nampan ataupun sejenisnya untuk memisahkan buku-buku yang harus kamu baca. Gunakan semacam toples atau sesuai keinginanmu untuk menaruh pencil dan pulpen di situ. Dan gunakan juga sebuah keranjang sampah, simpan tidak jauh dari mejamu, gunanya yah biar kalau ada sampah kayak kertas-kertas bisa langsung dibuang saat itu juga.


2. Jangan simpan minuman apapun di meja belajarmu

7 tips yang bisa membuat meja belajarmu terlihat rapi dan nyaman.
Hati-hati tumpah by huffpost.com

Kamu bisa pergi ke dapur jika kamu haus atau kalau kamu lebih suka, simpan saja minumanmu pada tempat lain yang dekat dengan meja belajarmu.

3. Kurangi jumlah kertas yang kamu gunakan

7 tips yang bisa membuat meja belajarmu terlihat rapi dan nyaman.
Hemat kertas yah by desktopsupplies.com

Cobalah untuk menyimpan informasi sebanyak mungkin di dalam folder-folder yang ada di komputermu. Sebelum kamu mencetak sebuah dokumen, cobalah tanya dirimu sendiri ”Apakah saya benar-benar butuh untuk mem-print materi ini dalam bentuk kertas?”

4.  Scan catatan-catatanmu

7 tips yang bisa membuat meja belajarmu terlihat rapi dan nyaman.
scan your notes by kinja-img.com

Yah, mungkin saja kamu punya banyak bahan seperti majalah, artikel, catatan dan lain-lain. Gunakan scanner untuk menjadikannya sebuah dokumen pdf dan simpan di laptopmu.


5.  Gunakan smartphone kamu buat foto materi-materi yang perlu kamu ingat

7 tips yang bisa membuat meja belajarmu terlihat rapi dan nyaman.
smartphone tips by onegoodthingbyjillee.com

Misalnya, foto catatamu sendiri, atau mungkin nama, alamat tempat yang perlu kamu kunjungi atau diagram yang kamu butuhkan untuk belajar.

6.  Gunakan noticeboard

7 tips yang bisa membuat meja belajarmu terlihat rapi dan nyaman.
noticeboard by trekkingexperts.com

Itu jika kamu perlu untuk menempelkan semacam stick paper atau kertas-kertas kecil.  Periksalah setiap hari dan buang catatan yang sudah tidak diperlukan atau catatan lama ke tempat sampah.

7. Bersihkan meja belajarmu setiap hari

7 tips yang bisa membuat meja belajarmu terlihat rapi dan nyaman.
Keep Clean by keepcalm-o-matic.co.uk

Pilihlah waktu untuk membersihkannya, misal malam hari setiap kamu selesai belajar. Kalau kamu melakukannya setiap hari, yah paling butuh 5 menit untuk melakukannya dan besoknya kamu bisa memulai belajarmu dalam keadaan meja belajarmu bersih dan rapi. Dan itu menyenangkan.


Demikian teman-teman, menurut kamu nih yah, apakah artikel ini bermanfaat? Kalau iya, jangan sungkan untuk membagikan artikel ini yah.. 
Jika ada saran atau kritik, silahkan sampaikan di kolom komentar. Akan saya baca kok. Insya Allah.

Sunday, 30 October 2016

Hari keenam Ekspedisi Nusantara Jaya 2016 SULTRA - Taman Baca -

 
Di hari keenam Ekspedisi Nusantara Jaya SULTRA.

Hari ini oleh tim, saya mendapatkan tugas untuk kembali menyalurkan MP ASI dan Susu Batita di Desa Mola Bahari, kampung Bajo.


Berbeda ketika pembagian di SMK 1 Wangi-wangi, yang penerimanya datang satu per satu sehingga sangat memudahkan pencatatan, penerimanya juga hanya sekitar 25 penerima. Tetapi di Mola Bahari, ibu-ibu diarahkan berkumpul di salah satu rumah warga tepat selepas Ashar.

Tim kami selepas Sholat Ashar langsung menuju lokasi, dan sudah banyak warga yang berkumpul. Kegiatan pun dimulai, karena saking banyaknya warga, tim kami bagi menjadi dua untuk pencatatan.  Saya dan Ael bertugas mencatat, sementara kawan-kawan lain, seingat saya ada Ifa, Erfan, Fikar, Ana, Jannah, Syahid, Ramdhan, ikut turun tangan membagikan MP ASI dan Susu Batita.


Ibu-ibu beserta Balita



Pencatatan



Tim





Selanjutnya tim bergerak keliling kampung untuk membagikan MP ASI dan Susu Batita bagi warga yang tidak sempat ke lokasi pembagian. Kali ini, Ana bertugas untuk mencatat dan kami bertugas membawa MP ASI dan Susu Batita.
Door to Door


Secara keseluruhan, sejak pembagian di SMK 1 Wangi-wangi sampai Desa Mola Bahari terdapat 118 penerima baik MP ASI maupun Susu untuk Batita.



Selain itu, hari ini juga peresmian Taman Baca ENJ di Desa Mola Bahari
Peresmiaan

Anak-anak di Taman Baca ENJ


Anak-anak di Taman Baca ENJ


ENJ Sultra 2016 Squad


Taman Baca ini berdiri juga atas dukungan besar dari masyarakat Desa Mola Bahari. Pak Rudi misalnya, seorang guru yang sangat bersahaja. Mengizinkan bagian rumahnya yang dulu berfungsi sebagai kios pulsa diubah menjadi taman baca oleh Tim ENJ Sultra.



Masih banyak di Indonesia, tanah air kita ini, anak-anak pertiwi yang peduli terhadap Bangsa dan Negara.

Tetaplah percaya, masih banyak orang baik di dunia ini.


Saturday, 29 October 2016

Hari kelima Ekspedisi Nusantara Jaya 2016 SULTRA - Sumpah Pemuda -

 
Hari kelima Ekspedisi Nusantara Jaya 2016 SULTRA - Sumpah Pemuda -


Tanggal 28 bulan Oktober setiap tahunnya diperingati sebagai hari sumpah pemuda.
Hari Kelima perjalanan ekspedisi saya di Wakatobi. Untuk pertama kalinya saya mengikuti Upacara Sumpah Pemuda di seumur hidup saya.

Pagi sekitar pukul 6.30 kami mulai meninggalkan posko di desa Wapia-pia menuju Kantor Bupati Wakatobi. Hujan mengguyur sehingga upacara sedikit tertunda beberapa saat, setelahnya, setelah hujan reda upacara akhirnya bisa dimulai.
Depan kantor Bupati Wakatobi

Pembacaan sumpah pemuda, yang menurut protokoler acara hanya dibaca oleh petugas pembaca dan diikuti oleh beberapa pasang pemuda yang mendapat tugas berpakaian adat, tak urung membuat kami ikut melafalkan kata demi kata Sumpah pemuda.

Gemuruh di dada ini begitu membara, mengingat perjuangan para pemuda dalam memperjuangkan kemerdekaan ini. Pemuda adalah pelopor, pemuda adalah masa depan bangsa.

Setelahnya, agenda pidato sambutan dari Menteri Pemuda dan Olahraga yang dibacakan oleh Wakil Bupati Wakatobi. Beberapa contoh pemuda-pemudi Indonesia yang telah mengharumkan Indonesia disebutkan satu-satu dalam beberapa. Ada Owi Butet di bulutangkis, Rio di F1, dan masih banyak lagi.

Ada haru terselubung yang diam-diam membiarkan tetes air mata ini mengalir begitu saja. Menghadirkan sebuah tanya, sebagai seorang pemuda, sejauh apa kontribusi yang bisa kita berikan untuk bangsa ini?.

"Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncang dunia!" - Ir. Soekarno -

Hari keempat Ekspedisi Nusantara Jaya 2016 SULTRA -Keceriaan anak-anak ini, kebahagian yang terdalam bagi saya-

 
Hari keempat Ekspedisi Nusantara Jaya 2016 SULTRA -Keceriaan anak-anak ini, kebahagian yang terdalam bagi saya-

Di hari keempat ini saya kebagian tugas untuk meng-handle posko pembagian MP ASI dan Susu untuk Batita. Hari ini ada 50 kupon ibu-ibu yang ditukar dengan MP ASI dan Susu untuk Batita.

Sebagai pusat kegiatan pemeriksaan kesehatan hari ini, bertempat di SMK 1 Wangi-wangi. Ada beberapa program kesehatan yang dilakukan seperti pemeriksaan golongan darah, pemeriksaan asam urat dan pemeriksaan gula darah serta MP ASI dan Susu untuk Batita.

Dari semua program kerja hari, program pemeriksaan golongan darah adalah yang paling banyak peminatnya.

Nah sekarang saya bercerita tentang tugas saya. Ibu-ibu penerima kupon MP ASI dan Susu untuk Batita mulai berdatangan sekitar jam 10 dan berakhir sampai jam 2 siang. Rata-rata Ibu yang datang membawa serta anak kecilnya. Keren banget adalah ketika MP ASI dan Susu untuk Batita bisa kita serahkan langsung ke anak kecilnya.

Ada menerima dengan senyum terkembang, dengan menerima tapi malu-malu, ada juga yang malah nangis.. hehe maklum anak-anak. Tapi, selalu saat anak-anak ini menerima MP ASI dan Susu untuk Batita ada kebahagiaan luar biasa yang bisa saya rasakan.

Membuat orang lain tersenyum bahagia, walau sederhana, juga akan membuat kita jauh lebih bahagia.





Terima kasih ENJ SULTRA 2016 atas tugas yang sangat mulia ini. hehe




Thursday, 27 October 2016

Hari ketiga Ekspedisi Nusantara Jaya 2016 SULTRA - Penyaluran kupon pemeriksaan gratis-

 
Hari ketiga Ekspedisi Nusantara Jaya 2016 SULTRA - Penyaluran kupon pemeriksaan gratis-

Hari ini saya kebagian tugas untuk membagi kupon-kupon khusus program pemeriksaan kesehatan. Dari pintu rumah ke pintu rumah, istilah kerennya door to door.
Dengan kupon tersebut, siapapun warga yang mendapatkan berhak untuk melakukan pemeriksaan golongan darah, pemeriksaan asam urat dan gula darah.

Saat membagikan kupon ini macam respon masyarakatnya, ada yang dengan sangat semangat menerimanya.
"wah, harus saya datang ini" kata seorang Bapak yang saya temui.
"dimana? jam berapa?" tanya seorang Ibu yang sedang membakar ikan saat menerima kupon ini.

Ada juga yang merespon dengan biasa saja.
"kayaknya besok saya sibuk, tidak bisa datang" ujar seorang Wanita tengah baya yang saya temui di salah satu rumah.

Macam-macam lah responnya dan unik hehe.

Membagi kupon


Dengan tugas ini juga saya bisa menjelajahi sebagian besar sudut-sudut dari Desa Wapia-pia dan Desa Waha.

Setelah hampir seharian keliling desa, saya memilih untuk sedikit istirahat di Pantai Cemara yang terdapat di desa Wapia-pia. Pantai ini terkelola sangat baik, saya coba kenalan dan bertanya ke salah satu petugas di pantai ini, namanya Mas Oneng.

Hasil nanya-nanya saya:
- Pantai Cemara ini dikelola oleh pihak swasta.
- Tersedia jasa speed boat, ada jalur ke pulau Hoga dan keliling seputar pesisir pantai di desa Wapia-pia, Waha dan Sombu dengan biaya sekitar 300.000 berkapasitas 20 orang.
- Kita juga bisa menyewa perahu kecil milik warga, untuk biayanya tinggal diskusi saja dengan pemilik perahu.

Selepas jam 9 malam, team melakukan rapat persiapan untuk kegiatan esok harinya dengan agenda program pemeriksaan kesehatan gratis untuk masyarakat yang bertempat di SMK 1 Wangi-wangi.

Hasil rapat saya mendapatkan tugas untuk melakukan pembagian Makanan Pengganti ASI untuk anak Usia 6 - 12 bulan dan Susu pertumbuhan untuk anak usia 1-3 tahun. Untuk cerita ini tugas saya yang ini, akan saya tulis di postingan selanjutnya.. Bye.

Tuesday, 25 October 2016

Hari kedua perjalanan Ekspedisi Nusantara Jaya 2016 SULTRA - Lupakan kesedihanmu itu dengan lebih giat lagi bekerja -

 
Hari kedua perjalanan Ekspedisi Nusantara Jaya 2016 SULTRA

Kau tau? Tak ada yang lebih baik jika kau ingin mengetahui keinginan dan kebutuhan seseorang kecuali dengan langsung menanyakan pada yang bersangkutan.

Seperti cerita kita hari ini, selepas Ashar kami coba silaturrahmi ke rumah-rumah warga, tersebab hampir setengah hari tim memilih istirahat dari perjalanan laut selama satu hari satu malam. Dimana pun dan kapan pun, pendidikan menjadi hal prioritas yang masih tersisa banyak hal padanya untuk dibenahi.

Salah satu rumah yang kami kunjungi adalah rumah salah satu petugas kesehatan (perawat) di desa ini. Oh dear, saya belum cerita, saat ini saya berada di desa Wapia-pia yang berjarak sekitar 7 kilometer dari pelabuhan.

Karena sebenarnya hanya menemani teman-teman Kedokteran yang ingin berkonsultasi, saya memilih berinteraksi lebih banyak dengan anak-anak yang kebetulan ramai dekat rumah Bu Perawat. Selalu, seperti nasihat panutan saya, jika bertemu dengan anak-anak ikatlah janji dengan mereka untuk belajar bersama. Dan, voila, tidak sulit hingga selepas maghrib posko begitu ramai dengan anak-anak yang belajar beragam materi pelajaran.

Mulai dari huruf hijaiyah yang terlafalkan, akar kuadrat yang dipertanyakan, kata pengantar makalah yang tersusun, hingga laptop terinstall Windows pun terdiskusikan. Hal seperti ini membuat kami semangat untuk kembali merevisi program kerja kami. Sedikit penambahan. Penambahan program.

Pada akhirnya kita harus paham ada dinamika kegiatan yang mengisi tiap kemungkinan yang ada. Selama itu adalah kebutuhan masyarakat dan kami sanggup untuk itu, kenapa tidak? ya toh? Uhuk.


"... umur manusia singkat, tapi kemanusiaan lama. Lupakan kesedihanmu itu dengan lebih giat lagi bekerja. Bekerja untuk kemanusiaan." - Achdiat K. Mihardja-